Pertemuan III Semester II - Kelas Maya Bahasa Indonesia:
KELAS X
Menganalisis Teks Negosiasi
Menganalisis isi teks berarti melakukan kajian terhadap isi teks dengan memperhatikan isi dan struktur teks. Teks negosiasi dapat dianalisis dengan memperhatikan hal-hal berikut.
Menentukan Bagian-bagian (Struktur) Teks Negosiasi
a. Orientasi
Orientasi dalam teks negosiasi berisi ucapan salam pembuka atau deskripsi latar perkenalan untuk memulai negosiasi.b. Pengajuan
Pengajuan berisi tentang pertanyaan harga atau pernyataan sesuatu kepada pihak lain untuk dirundingkan.c. Penawaran
Penawaran berisi situasi yang dirundingkan terkait jumlah barang atau jasa yang tersedia. Penawaran adalah suatu puncak dari proses negosiasi, yaitu kegiatan tawar-menawar untuk mendapatkan kesepakatan yang saling menguntungkan.d. Persetujuan
Persetujuan berisi hal-hal yang berkaitan perjanjian yang dilakukan oleh kedua pihak dalam proses negosiasi.
Perhatikan contoh analisis struktur teks negosiasi berikut.
![]() |
| [Klik gambar untuk memperbesar tulisan] |
Menyebutkan Unsur-unsur Surat Penawaran
Surat penawaran merupakan media berbentuk surat resmi untuk menawarkan barang hasil produksi maupun jasa dalam berbagai aktivitas ekonomi. Berikut unsur-unsur surat penawaran.
- Kop surat; berisi Logo instansi, nama instansi biasanya ditulis kapital, alamat, kode pos, nomor telepon, email, dan sebagainya.
- Nomor surat.
- Tanggal surat; biasanya disebelah kanan, jika sudah terdapat kop tidak perlu ditulis alamat/kota.
- Perihal.
- Lampiran.
- Alamat tujuan; berisi instansi yang dituju beserta alamat.
- Salam pembuka.
- Tubuh surat/isi surat; berisi alinea pembuka, alinea isi, dan alinea penutup.
- Kaki Surat; berisi jabatan pembuat surat tersebut.
- Tanda tangan dan nama terang; bisa ditambahkan stempel instansi.
Perhatikan contoh analisis struktur surat penawaran berikut.

![]() |
| [Klik gambar untuk memperbesar tulisan] |
Contoh surat pemesanan barang.
Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi
Negosiasi dapat terjadi jika ada dua pihak yang berbeda kepentingan bertemu dan melakukan pengajuan dan penawaran. Berikut ciri-ciri kebahasaan teks negosiasi.
- Menggunakan bahasa yang santun.
- Terdapat ungkapan persuasif (bahasa untuk membujuk).
- Berisi pasangan tuturan.
- Keputusan atau kesepakatan yang dihasilkan tidak merugikan dua belah pihak.
- Bersifat memerintah dan memenuhi perintah.
Mengidentifikasi Kalimat Persuasif dalam Teks Negosiasi
Guna mencapai kesepakatan dalam negosisi, diperlukan kemampuan untuk memengaruhi pihak lain dengan kalimat yang persuasif. Kalimat persuasif biasanya digunakan sebagai media untuk mengajak, menghimbau atau meminta seseorang untuk melakukan sesuatu yang diinginkan oleh rekan bicara.
Ciri-ciri kalimat persuasif
- Bersifat mengajak atau mempengaruhi rekan bicara untuk mempercayai atau melakukan sesuatu.
- Kadang-kadang disertai dengan alasan agar rekan bicara yakin
Contoh kalimat persuasif dalam negosiasi:
- Dengan produk alat masak kami, Anda akan mendapatkan banyak keuntungan. Jadi, Anda tidak akan perlu repot lagi ketika Anda akan memasak suatu makanan. Anda tidak perlu ragu lagi jika Anda ingin mengharapkan hasil yang maksimal.
- Mohon Bapak pertimbangkan lagi lokasi ruko ini strategis untuk usaha Bapak jadi kalau Bapak membayarnya 10 juta pertahun, Bapak tak akan kesulitan karena dapat dicicil dan Bapak akan mendapatkan keuntungan yang banyak.


