Langsung ke konten utama

NEGOSIASI 2 - Menjelaskan Pengajuan, Penawaran, dan Persetujuan dalam Teks Negosiasi

Pertemuan II Semester II - Kelas Maya Bahasa Indonesia:

  • KELAS X 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Pada pertemuan kali ini akan kita melanjutkan pembahasan materi mengenai teks negosiasi. Kita akan belajar mengenai (1) faktor penentu keberhasilan negosiasi, (2) penggunaan alasan yang tepat ketika melakukan pengajuan dan penawaran, serta (3) penjabaran pola-pola penyajian teks negosiasi. Silakan disimak penjabaran berikut dan sebagai bukti kehadiran pertemuan kali ini sila kerjakan form yang ada di bagian akhir.

Menjelaskan Pengajuan, Penawaran, dan Persetujuan dalam Teks Negosiasi

Teks negosiasi adalah teks yang berisi interaksi sosial antara satu orang dengan lainnya yang berfungsi untuk menetapkan keputusan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan berbeda. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penawaran dan persetujuan dalam teks negosiasi.

1. Menganalisis Faktor Penentu Keberhasilan Negosiasi

Negosiasi terjadi karena terdapat perbedaan kepentingan. Negosiasi dilakukan dan diselesaikan melalui tawar-menawar atau tukar-menukar sesuatu yang sudah direncanakan. Negosiasi bermuara pada dua hal, yaitu sepakat atau tidak sepakat. Penggunaan penawaran sebagai solusi terbaik dalam sebuah perundingan. Sebuah permasalahan akan dengan mudah terselesaikan jika masing-masing pihak memberikan penawaran yang menjadi solusi terbaik dalam sebuah perundingan. Berikut faktor-faktor yang menentukan keberhasilan sebuah negosiasi.
  1. Kesediaan untuk berkompromi dengan pihak lain.
  2. Tidak ada pihak yang dirugikan.
  3. Kesepakatan yang dicapai bersifat praktis, dapat dilakukan.
  4. Alasan yang disertakan mampu memengaruhi pihak lain. 
Faktor-faktor tersebut dapat muncul semua dalam proses negosiasi atau hanya muncul beberapa saja.

2. Menggunakan Alasan Tepat untuk Melakukan Pengajuan dan Penawaran dalam Negosiasi

Partisipan harus menyertakan alasan yang tepat untuk mendukung pengajuan dan penawaran agar dapat diterima dan mampu menyakinkan pihak lain sehingga mencapai kesepakatan. 
Perhatikan contoh teks negosiasi berikut. 
Silakan "klik" gambar untuk memperbesar
Silakan "klik" gambar untuk memperbesar teks

Perhatikan contoh analisis teks negosiasi berikut.

a.    Alasan yang disampaikan mampu meyakinkan

b. Tidak memaksa pihak lain

c.    Kesediaan partisipan untuk berkompromi, menerima perbedaan pendapat

3. Menjelaskan Pola-Pola Penyajian Teks Negosiasi 

Teks negosiasi disajikan dalam bentuk dialog (drama) dan gabungan antara narasi dengan dialog (cerita pendek), serta pada surat penawaran dan permintaan barang. Pola penyajian teks negosiasi merupakan gabungan bentuk narasi dengan dialog sebagai wujud negosiasi lisan yang dituliskan. 
  • Negosiasi formal 

Ciri-ciri negosiasi formal yaitu adanya perjanjian yang sah secara hukum sehingga pelanggaran terhadap perjanjian yang disepakati dapat berakibat hukum Contoh: negosiasi antara dua perusahaan.
Perhatikan surat penawaran berikut.
Silakan "klik" gambar untuk memperbesar teks
Surat penawaran produk tersebut juga termasuk teks negosiasi apabila surat tersebut ditindak lanjuti dengan surat balasan berupa surat pemesanan produk sehingga terjadi tawar-menawar melalui surat dan mencapai kesepakatan harga hingga terjadi transaksi jual-beli di antara partisipan.
  • Negosiasi nonformal atau informal 

Negosiasi nonformal berkebalikan dengan negosiasi formal, yaitu negosiasi yang tidak membutuhkan perjanjian khusus atau tidak berakibat hukum. Contoh negosiasi nonformal yaitu negosiasi antara ayah dengan anaknya. 

Komentar

Unknown mengatakan…
Nama:wahyu nur dwi saputro
Kelas:xsa
No abs:34
Unknown mengatakan…
Nama.muhammad Iqbal maarif
Kelas.XSC
No.absen.19