Langsung ke konten utama

EKSPOSISI 3 - Memproduksi Teks Eksposisi

Pertemuan kali ini kita telah mencapai bagian akhir materi teks eksposisi. Hari ini kita akan mengenal paragraf, mempelajari cara memproduksi teks eksposisi, serta meninjau kembali materi teks eksposisi sebelumnya. Seperti biasa, tulislah pokok-pokok materi yang Anda anggap penting di buku catatan. Selamat belajar!

Mengenal Paragraf

  • Paragraf merupakan susunan beberapa kalimat yang terjalin secara utuh dan padu yang di dalamnya memuat satu gagasan utama dan beberapa gagasan penjelas. Gagasan utama ada pada kalimat utama.

Berdasarkan letak kalimat utama, paragraf eksposisi dapat dibedakan sebagai berikut.

a. Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya tertetak di awal paragraf dan diikuti dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya.

b. Paragraf induktif adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus menuju kesimpulan umum, dengan kata lain kalimat utama paragraf ini terletak di akhir.

c. Paragraf campuran adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak pada kalimat pertama dan kalimat terakhir.

Untuk menyusun sebuah teks eksposisi, kita terlebih dahulu harus mendata gagasan-gagasan pokok yang sesuai dengan topik yang akan dibahas. Selanjutnya, mengembangkan gagasan-gagasan pokok tersebut dengan gagasan penjelas agar ide yang kita sampaikan menjadi jelas.

Contoh 1:

Gagasan pokok: Aku tetap mantap memilih kuliah di Yogyakarta dengan segala tantangan yang ada.

Gagasan penjelas: 

  • Aku memutuskan melanjutkan pendidikan di Yogyakarta setelah lulus SMA.
  • Banyak orang mengkhawatirkanku.
  • Hidup di Yogyakarta dianggap penuh bahaya karena narkoba dan konsumerisme di sekeliling mahasiswa atau anak muda. 
  • Anggapan ini muncul karena maraknya pemberitaan negatif tentang Yogyakarta.


Contoh 2:

Gagasan pokok : Keberadaan bahasa Indonesia sangatlah penting bagi masyarakat Indonesia.

Gagasan penjelas : 

  • Bahasa merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sebagai alat untuk berinteraksi satu sama lain. 
  • Bahasa Indonesia adalah alat pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki banyak perbedaan, baik dari segi suku, agama. ras. adat istiadat dan budaya yang masing-masing memiliki bahasa daerah tersendiri.

Memproduksi Teks Eksposisi

Secara umum, langkah-langkah menulis teks eksposisi adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan tema 
  2. Menentukan tujuan karangan 
  3. Memilih data yang sesuai dengan tema
  4. Membuat kerangka karangan (kerangka karangan adalah garis besar dari hal-hal yang akan ditulis sehingga mudah untuk menuangkan ide secara sistematis, terarah, dan kemungkinan mendapatkan kelengkapan materi.)
  5. Mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan


Rangkuman Materi

  • Teks eksposisi adalah teks yang menjelaskan atau menguraikan suatu pokok pikiran, ide, pendapat, informasi, atau pengetahuan tertentu agar diketahui pembaca tanpa bermaksud untuk memengaruhi. 
  • Teks eksposisi tidak selalu terbagi atas bagian-bagian yang disebut pembukaan, pengembangan, dan penutup. Hal ini sangat bergantung dari sifat karangan dan tujuan yang hendak dicapai. Ada teks eksposisi dengan struktur pernyataan umum, keterangan, dan saran atau simpulan 
  • Ciri-ciri teks eksposisi adalah penjelasannya bersifat informatif, pembahasan masalahnya bersifat objektif, penjelasannya disertai bukti-bukti yang konkret (tidak mengada-ada), dan pembahasannya bersifat logis atau sesuai dengan penalaran. 
  • Pola pengembangan paragraf dalam teks eksposisi yaitu pola pengembangan klasifikasi (pembagian), pola pengembangan ilustrasi (contoh), pola pengembangan perbandingan (termasuk di dalamnya analogi), pola pengembangan laporan, pola pengembangan proses, dan pola pengembangan definisi. 
  • Langkah-langkah menulis eksposisi yaitu menentukan tema, menentukan tujuan karangan, memilih data yang sesuai dengan tema, membuat kerangka karangan, dan mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan. 


Komentar